Beranda BERITA BOLA Sejarah Piala Dunia 1938 di Era Perang dan Belas Kasihan

Sejarah Piala Dunia 1938 di Era Perang dan Belas Kasihan

74
0
BERBAGI
Sejarah Piala Dunia 1938

Pertama kalinya, Piala Dunia 1938 di Prancis menentukan cara bermain di Piala Dunia dengan sistem tuan rumah dan juara sebelumnya bisa lolos secara otomatis dan tanpa ada larangan dari siapapun. Sistem ini terus menerus dijalankan sehingga penyelenggara Piala Dunia 2018 seperti sekarang, terkecuali juara bertahan yang berhenti mendapatkan tiket langsung ke kompetisi berikutnya, sejak Piala Dunia 2006 di Jerman.

Brasil menjadi satu-satunya negara di Amerika Latin yang ikut serta di kejuaraan Piala Dunia 1938. Dua negara lain yaitu Uruguay dan Argentina menyalahkan turnamen sebagai bentuk protes dan amarah kekesalan karena tidak terpilihnya benua Amerika sebagai tuan rumah. Saat itu FIFA masih memikirkan alasan geografis dan waktu tempuh yang terlalu lama.

Sejumlah negara juga banyak yang mengundurkan diri dengan alasan polemik perang dan politik. Spanyol mundur dari Piala Dunia akibat adanya perang saudara di dalam negerinya kala itu. Sedangkan Austria terseret situasi politik Anschluss  dan invasi Jerman. Dan pada akhirnya Piala Dunia hanya diikuti oleh 15 tim saja.

Jerman tak ingin kehilangan momen, maka dari itu Jerman memakai sebagian pemain Austria yang absen di turnamen tersebut. Sebab, Austria dikenal mempunyai materi pemain bagus dan layak menjadi unggulan. Apa daya, Jerman justru gagal lolos dari babak penyisihan.

 

Untuk pertama kalinya, Piala Dunia 1938 di Prancis menerapkan sistem tuan rumah dan juara sebelumnya berhak lolos secara otomatis. Sistem ini tetap dipakai hingga penyelenggaraan Piala Dunia 2018 seperti sekarang, kecuali juara bertahan yang berhenti mendapatkan tiket langsung ke kompetisi berikutnya, sejak Piala Dunia 2006 di Jerman.

piala dunia

Brasil menjadi satu-satunya negara Amerika Latin yang ikut serta di ajang Piala Dunia 1938. Dua negara lain, Uruguay dan Argentina memboikot turnamen sebagai bentuk protes tak dipilihnya benua Amerika sebagai tuan rumah. Kala itu FIFA mempertimbangkan alasan geografis dan waktu tempuh yang terlalu lama.

Sejumlah negara juga mengundurkan diri dengan alasan polemik perang dan politik. Spanyol mundur akibat adanya perang saudara di dalam negerinya. Sedangkan Austria terkait situasi politik Anschluss  dan invasi Jerman. Alhasil Piala Dunia hanya diikuti oleh 15 tim.

Tak ingin kehilangan momen, Jerman memakai sebagian pemain Austria yang absen di turnamen tersebut. Sebab, Austria dikenal mempunyai materi pemain bagus dan layak menjadi unggulan. Apa daya, Jerman justru gagal lolos dari babak penyisihan.

Politik sangat berpengaruh terhadap penyelenggaraan Piala Dunia kali ini. Pertama, waktu Italia menyingkirkan Prancis di perempat final, usai melancarkan isu perbedaan ras. Begitu pula saat mereka mengalahkan Hungaria dengan skor 4-2 di Stade Olympique de Colombes.

Ancaman hukuman mati dari Benito Mussolini menghantui pemain Gli Azzurri bila mereka gagal menjuarai turnamen. Hungaria lantas mengutamakan belas kasihan kepada Italia. “Tidak apa-apa gawang saya kebobolan empat gol. Namun setidaknya, saya menyelamatkan nyawa mereka (pemain Italia),” kata kiper Hungaria, Antal Szabo.

Setelah menjuarai turnamen, Italia menguasai trofi selama 16 tahun. Penyebabnya adalah perhelatan sepak bola terbesar sejagat ini absen di 1942 dan 1946 lantaran Perang Dunia II. Demi mengamankan trofi, wakil Presiden FIFA, Ottorino Barassi terpaksa menyembunyikannya di dalam sepatu agar tidak dijarah.

Serba pertama
Penyerang Polandia, Ernst Willimowski adalah pemain pertama yang sanggup mencetak quattrick alias empat gol dalam satu pertandingan. Hal itu ia lakukan ketika dikalahkan Brasil 5-6 lewat perpanjangan waktu.

Sedangkan Leonidas, penyerang Brasil menjadi pemain pertama yang mengenalkan tendangan salto saat mencetak gol ke gawang lawan. Gaya samba-nya juga dicontoh oleh pesepakbola Brasil sampai sekarang. Sepanjang turnamen, ia menceploskan tujuh gol.

Keikutsertaan Indonesia
Piala Dunia 1938 merupakan kali perdana Indonesia ikut berpartisipasi sekaligus yang terakhir sampai Piala Dunia 2018. Mereka masih menggunakan nama Hindia Belanda, dan hanya sekali bertanding di babak penyisihan, yaitu kala dibantai Hungaria dengan skor telak

Daftar Akun Bola Bonus Free Saldo Rp 68,000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.